Korban Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi Ditemukan Tersangkut di Pohon
Ketiga korban diketahui bernama Juned, Hasyim dan Anang alias Jajo. Untuk Hasyim ditemukan di Sungai Leuwilieur Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak pada Selasa, (22/9/2020) sekitar pukul 05.00 WIB masih di hari yang sama selang empat jam atau sekitar pukul 09.00 WIB jasad Juned berhasil ditemukan di Sungai Sueng, Leuwiorok, Kecamatan Parungkuda.
Sehingga dengan ditemukannya jasad Jajo yang merupakan korban terakhir pada Kamis ini operasi SAR dihentikan.
Jenazah pun langsung dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk dilakukan visum. Dari hasil pengamatan luar, terdapat sejumlah luka yang diduga akibat terbentur benda keras selama terseret arus sungai.
Sementara, Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdaops BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan untuk saat ini personel gabungan yang masih berada di lokasi bencana baik di Kecamatan Cibadak, Parungkuda dan Cicurug fokus mengevakuasi berbagai material bekas banjir bandang.
Bencana ini terjadi di tiga kecamatan, yang paling parah di Kecamatan Cicurug karena ratusan rumah dan jiwa terdampak, terdapat tiga korban meninggal dan ratusan jiwa lainnya mengungsi.
"Di masa tanggap darurat bencana ini kami fokus pemulihan kondisi di lokasi bencana, petugas gabungan pun sudah dibagi tugas ada yang memberikan pelayanan kepada korban, membenarkan rumah korban yang rusak dan membuka akses jalan. Untuk bantuan pun tidak kurang karena selain dari pemerintah ada juga dari individu, kelompok maupun badan usaha," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki