Kopi Aroma Jeruk dari Cianjur, Gurih dan Nikmat
Minggu, 09 Februari 2020 - 12:16:00 WIB
"2019 kami dapat bantuan alat dari Kementerian Desa," katanya.
Dia mengatakan prospek untuk kopi sangat bagus. Namun, petani masih terkendala dengan bibit yang susah didapat.
"Kalau mau tanam sering kehabisan bibit," ucapnya.

Selain itu, tanaman kopinya harus menggunakan pupuk organik. Dia berharap ada bantuan ternak yang kemudian bisa memproduksi pupuk oraganik.
"Kami ingin ada ternak," ucapnya.
Karmawan mengatakan sudah bekerja sama denga Perhutani. Dia berharap lahan untuk kopi bisa dipeluas hingga 600 hektare.
"Potensi yang bisa dikembangkan 600 hektare," katanya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq