Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perampok Satroni Rumah Juragan Toko Emas di Surabaya, 3 Lansia Disekap
Advertisement . Scroll to see content

Konyol, Komplotan Perampok Gasak 1 Ton Kotoran Sapi Seharga Rp312.000

Jumat, 25 Juni 2021 - 18:31:00 WIB
Konyol, Komplotan Perampok Gasak 1 Ton Kotoran Sapi Seharga Rp312.000
Warga India mandi kotoran sapi. Mereka meyakini kotoran sapi bisa menangkal virus Corona varian Delta. Tak heran, ada komplotan perampok di India yang hanya mengincar kotoran sapi.(Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Haris Tandekar menyatakan, masih belum jelas bagaimana para tersangka dapat mengangkut kotoran sapi dalam jumlah besar. Belum jelas juga apa alasan mereka mencurinya. “Penyelidikan terus dilakukan dan segala upaya dilakukan untuk menemukan pelakunya,” kata Harish Tandekar.

Pemerintah Negara Bagian Chhattisgarh memiliki program membeli kotoran sapi dari para peternak sapi perah dengan harga 200 rupee (sekitar Rp39.000) per 100 kilogram. Tujuan program itu adalah untuk memproduksi vermikompos.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara bagian di India yang telah mendorong para petani menjual kotoran sapi mereka untuk mendukung pertanian organik.

Namun, tak sedikit pula permintaan limbah ternak tersebut digunakan untuk tujuan keagamaan. Seperti diketahui, dalam tradisi Hindu (agama mayoritas di India), sapi dianggap sebagai hewan suci. 

Bahkan, kotoran dan air kencing hewan ternak itu pun dianggap “obat” oleh sebagian kalangan masyarakat di negeri anak benua tersebut. Yang lebih gila lagi, pemerintah di negara itu juga ingin mendorong produksi pasta gigi dan sampo dari urine dan kotoran sapi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut