Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Muka Air Tanah Leuwigajah dan Rancaekek Rusak, Ini Fakta dan Datanya
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi Air Tanah di Bandung Kritis dan Rusak, Bisa Picu Amblesan? 

Kamis, 02 Februari 2023 - 12:05:00 WIB
Kondisi Air Tanah di Bandung Kritis dan Rusak, Bisa Picu Amblesan? 
Muka air tanah di sebagian wilayah Bandung mulai kritis. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kondisi muka air tanah di Bandung kini masuk dalam kondisi kritis. Penurunan muka air tanah secara besar dikhawatirkan akan menyebabkan amblesan muka tanah. 

Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) Badan Geologi Kementerian ESDM, Rita Susilawati menyatakan, kondisi air tanah di Bandung untuk beberapa lokasi telah mengalami kondisi kritis hingga rusak yang ditunjukkan oleh penurunan muka air tanah yang terus berlanjut.

"Berdasar sumur pantau air tanah, muka air tanah artesis di Bandung telah turun lebih dari 40 meter di bawah muka tanah. Perlu diketahui, bahwa untuk kondisi di dataran Bandung, air tanah dikatakan aman bila muka air tanah artesis berada pada kedalaman kurang dari 20 meter di bawah muka tanah setempat," kata dia. 

Namun, dia mengatakan, pihaknya masih mengkaji keterkaitan antara penurunan muka tanah dengan penurunan muka air tanah di Bandung Raya. Sebab, penurunan muka air tanah merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya penurunan muka tanah atau sering disebut dengan amblesan tanah.

Berdasar analisisnya sejauh ini, lanjut dia, wilayah yang muka air tanahnya masuk ke kategori rusak ada di wilayah Rancaekek, Leuwigajah, serta beberapa wilayah lain. Penurunan muka air itu antara lain disebabkan oleh pengambilan air tanah untuk berbagai keperluan, terutama industri, hotel, dan lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut