Komitmen Beri Kenyamanan Pengguna, Gojek Gandeng Dettol Terapkan Prokes Ketat
"Jika mitra Gojek tidak melakukan cek suhu tubuh dan desinfeksi kendaraan di posko aman, mitra tersebut otomatis tidak dapat mengambil pesanan dari pengguna. Begitupun jika suhu tubuh diketahui di atas 37,5, mitra driver direkomendasikan tidak mengambil penumpang," ujar dia.
Menariknya, tutur Becquini, jutaan pengguna Gojek dapat melihat status kesehatan dan kebersihan kendaraan mitra driver saat memesan layanan Gojek melalui aplikasi GoRide, GoCar, GoSend, GoFood, GoMart dan GoShop.
Gojek merupakan layanan on-demand pertama di Indonesia yang meluncurkan fitur ini guna memperkuat keamanan di ekosistemnya agar dapat terus diandalkan masyarakat.
Sementara itu, CSR Director Reckitt Benckiser (RB) Indonesia dr Helena Rahayu Wonoadi mengatakan, sejalan misi global RB dalam meningkatkan akses kesehatan, kebersihan, dan nutrisi, melalui salah satu merek power brand, Dettol ingin memutus rantai penularan penyakit di Indonesia dengan memberikan perlindungan terpercaya dari kuman dan virus.
“Kami berkomitmen mengambil tindakan sekecil apa pun untuk bersama-sama memerangi pandemi. Melalui kerja sama dengan Gojek, kami berharap dapat memberikan akses pada kebutuhan esensial masyarakat selama beraktivitas di masa pandemi COVID-19, yakni produk perlindungan kuman Dettol Hand Sanitizer,” kata Helena.
Pada kesempatan tersebut, Gojek juga melakukan simulasi pemesanan Gofood di Resto Gama Ikam Bakar dan Seafood di Jalan Sumatera, Kota Bandung. Semua proses pemesanan makanan, memasak, hingga mengemas dilakukan secara higienis dan menerapkan protokol kesehatan.
"Saat driver datang, langsung kami arahkan mengunakan handsanitizer. Kemudian karyawan kami juga kami lengkapi dengan faceshield, penutup rambut, masker dan lainnya. Karyawan kami juga beberapa dilakukan rapid untuk memastikan bebas COVID. Ini semua kami lakukan untuk memberi raya aman kepada pelanggan," ujar dia.
Editor: Agus Warsudi