Kodam Siliwangi Sukses Gelar Pameran UMKM HUT ke-77 TNI dan Hari Batik Nasional
“Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam mendorong nilai UMKM dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional yang ditandai dengan semakin baiknya daya beli masyarakat. Di samping itu, misi membangun UMKM tangguh sebagai pilar ekonomi nasional mudah-mudahan bisa tercapai,” kata Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III Siliwangi.
Mia Kunto Arief Wibowo menyatakan, produk-produk yang dipamerkan, baik kain batik, tenun, kerajinan, aksesoris, maupun fashion show dan perlombaan, menyemarakan acara.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada masyarakat untuk turut melestarikan karya tradisional Nusantara, khususnya kain tenun dan batik sebagai warisan produk kreatif leluhur bangsa.
"Semua produk yang dipamerkan terutama batik tidak cukup hanya sebatas mengagumi dengan berbagai corak dan kekhasan dari berbagai daerah Nusantara.
"Yang utama adalah batik ini bisa menjadi fashion trendy membumi, baik sebagai karya seni budaya kreatif maupun komoditas ekonomi bernilai tinggi yang bisa membuat rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia pemilik paten kain Batik," ujar Mia Kunto Arief Wibowo.
Sementara itu, Owner Sinergi Event Organizer (EO) penyelenggara pameran Hendi Santana mengatakan, pameran diikuti oleh 29 Stand Persit KCK dan 66 stand dari seluruh daerah di Indonesia. Antara lain, Jawa Barat, Yogyakarta, Nusa Tenggara TImur (NTT), Solo, dan Jakarta.
"Jumlah pengunjung selama 5 hari festival tersebut sebanyak 4.975 orang dengan nilai transaksi Rp6,5 miliar," kata Hendi Santana.
Hendi berharap pameran UMKM & batik bordir tenun aksesoris, (Pesona Persit Wastra Nusantara) bisa menjadi event tahunan dalam rangka HUT TNI, antara perusahaan swasta, Kodam III Siliwangi, dan Persit PD III Siliwangi.
“Pameran ini bisa membangkitkan industri UMKM yang selama ini mati suri karena pandemi. Dan menjadi bukti nyata bahwa TNI dekat dengan rakyat dan UMKM. Semoga tahun depan bisa berkolaborasi lebih baik lagi,” ujar Hendi.
Editor: Agus Warsudi