Kodam Siliwangi Jalin Kolaborasi dan Inovasi dengan Unpas demi Keberlanjutan Citarum Harum
“Dengan solusi pentahelix, akan ada feedback dikembangkan sehingga terbangun sistem yang terus berputar untuk keberlanjutan program Citarum Harum,” kata Pangdam Siliwangi.
Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo menyatakan, untuk menghadapi dinamika di lapangan dalam pelaksanaan Citarum Harum, harus terlebih dulu dihadapi dan diselesaikan. Komunikasi akan mempermudah langkah dalam menyusun kembali konsep keberlanjutan Citarum Harum lebih baik.
Rektor Unpas Prof Eddy Jusuf mengatakan, seluruh civitas akademika Unpas siap membantu secara optimal sesuai sumber daya yang dimiliki bagi keberlangsungan program Citarum Harum agar ke depan dapat terus menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.
“Kami siap mendukung pemeliharaan Citarum Harum dengan strategi kolaborasi sinergi pentahelix yang telah menghadirkan energi besar masyarakat Jawa Barat dari berbagai kalangan untuk terlibat aktif dalam program percepatan penanggulangan pencemaran aliran Sungai Citarum,” kata Rektor.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Bastari mengatakan, program Citarum Harum sangat baik dan menjadi momentum bersama untuk meningkatkan kembali kinerja dalam menangani masalah pencemaran Sungai Citarum.
Sungai Citarum, kata Bastari, merupakan sungai yang sangat diperlukan sebagai sumber utama untuk bendungan Saguling, Cirata dan Jatiluhur yang digunakan sebagai pembangkit listrik untuk mencukupi pasokan kebutuhan listrik di Jawa dan Bali serta kebutuhan PAM DKI Jakarta.
"Keberadaan TNI sebagai pendobrak bagi seluruh unsur dalam upaya mewujudkan keberlangsungan Citarum akan terus diperlukan untuk menggerakkan semua pihak agar melaksanakan peran dan tugasnya dalam penanganan Citarum yang berkelanjutan," kata Kepala BBWS Citarum.
Editor: Agus Warsudi