Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Pasien Covid-19 dari Klaster Senam di Tasikmalaya Boleh Pulang, 44 Masih Diisolasi
Advertisement . Scroll to see content

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya, 16 Santri Nurul Huda Terpapar Covid-19

Senin, 15 Maret 2021 - 18:21:00 WIB
Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya, 16 Santri Nurul Huda Terpapar Covid-19
Wabup Tasikmalaya Deni Ramdani Sagara memberikan motivasi kepada para santri yang terpapar Covid-19. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

Rata-rata para santri yang positif Covid-19 itu mengeluhkan demam sesak nafas dan hilang fungsi indera penciuman. Seusai mendapat laporan dari media sosial terkait klaster pondok pesantren, Wakil Bupati Tasikmalaya Deni Ramdani Sagara sagara melakukan peninjauan langsung ke pondok pesantren yang lokasinya di pelosok tersebut.

Dengan menggunakan pengeras suara dari mobil patwal polisi, Wabup Deni Ramdani Sagara memberikan motivasi kepada para santri yang terpapar Covid-19. 

Saat melakukan peninjuan kondisi para santri, Wabup Tasikmalaya menerima keluhan mengenai kurangnya asupan makanan. Mereka hanya bisa makan dua kali dalam sehari.

"Mendengar keluhan itu, saya berjanji membantu memasok bantuan makanan dan vitamin selama para santri menjalani masa isolasi," kata Deni Ramdani Sagara.

Menurut Wabup Tasikmalaya, guna mengantisipasi munculnya klaster pondok pesantren, seluruh pengelola  di ponpes, memiliki layanan kesehatan dan fasilitas medis dan ruang isolasi memadai. 

"Sehingga, jika ada gejala Covid-19 yang dirasakan oleh para santri atau tenaga pengajar di lingkungan pondok pesantren, bisa langsung diatasi," ujarnya.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut