Kisah Lutung Kasarung, Legenda Tatar Pasundan Sarat Pelajaran Berharga
Dalam kisah lutung kasarung ini pun tersebutlah Prabu Tapa Agung, Seorang raja dari Kerajaan Pasir Batang, yang telah tua dan sakit-sakitan. Dia hidup bersama dengan istrinya yang sangat sabar mengurusnya yaitu, Sang Permaisuri.
Dia berencana akan menunjuk salah seorang putrinya untuk menjadi ratu sebagai penggantinya dan memerintah Kerajaan Pasir Batang. Sebagai raja yang bijaksana, dia berpikir secara mendalam tentang keputusannya ini.
Dia sama sekali tidak mempunyai seorangpun putra mahkota. Tujuh anak yang dilahirkan oleh permaisuri semua perempuan. Lima di antaranya sudah menikah dengan para pangeran dari kerajaan-kerajaan lainnya. Sementara dua putri lainnya, yaitu Putri Purbararang dan Putri Purbasari belum menikah, jadi masih tinggal di istana bersama mereka.
Setelah mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya, akhirnya sampailah pada rencana untuk mengangkat Putri Purbasari sebagai penggantinya guna memerintah Kerajaan Pasir Batang.
Rencananya itu dia sampaikan kepada seluruh kerabat dekat istana dan para pembesar kerajaan. Semua orang menyetujui rencana Prabu Tapa Agung dan memuji kebijaksanaannya, kecuali Putri Purbararang dan Raden Indrajaya yang merupakan tunangan Putri Purbararang.