Kisah Inspiratif Wanita Perwira TNI AD Jago Bahasa Prancis, Kini Tugas Misi PBB di Kongo
Lembaga ini merupakan pusat pendidikan yang salah satu tugasnya adalah menyelenggarakan kursus intensif beberapa jenis bahasa. Berbekal kemampuan akademik dan pengalaman berbahasa Prancis, tidak butuh waktu lama, kurang dari satu tahun, Lena mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seleksi Pasukan Misi Perdamaian PBB.
Saat ini, Lena berada di Kongo dalam misi INDORDB 39D guna mendukung pasukan main body Batalyon Infanteri Mekanis 121 Macan Kumbang-Galang. Jabatan yang diemban Lena pun pararel dengan latar belakang akademiknya, yaitu sebagai Perwira Interpreter bahasa Prancis sekaligus merangkap sebagai Perwira Rohani.
Sehari-hari dia bertugas menerjemahkan dokumen berbahasa Prancis dan turun ke lapangan untuk menjembatani komandan dan para prajurit saat berkomunikasi dalam Bahasa Prancis. Dia juga bergabung dalam aksi Civilian Military Coordination (Cimic).
Ke depan, Lena masih bercita-cita untuk melanjutkan pendidikan S-2 keilmuan bahasa Prancis dan terus mendedikasikan ilmu yang dimiliki kepada institusi TNI agar dapat memberikan sumbangsih pada kerja sama pertahanan Indonesia.
Menurut Lena cita-cita yang diimbangi dengan usaha keras dan persiapan matang dapat menjadi modal kuat untuk dapat terus mengemban amanah sang ayah sekaligus meraih impiannya secara harmonis.
Ketika ditanyakan pesan kepada generasi muda Indonesia yang sedang memperjuangkan masa depan, Lena pun menjawab,
“Tidak ada yang kebetulan dalam hidup. Meskipun dicambuk berulang kali oleh kehidupan, tetaplah berjuang. Satu hal yang pasti adalah waktu tidak pernah mundur ke belakang. Waktu juga yang akan mengantarkan kita kepada bongkahan berlian sebesar kerja keras yang telah dilakukan.”
Editor: Agus Warsudi