Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berenang di Sungai Cisanggarrung Cirebon, 2 Pelajar SMP Tenggelam Belum Ditemukan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Hilangnya Kekayaan Pajajaran usai Perjanjian dengan Kesultanan Cirebon

Minggu, 02 Januari 2022 - 10:33:00 WIB
Kisah Hilangnya Kekayaan Pajajaran usai Perjanjian dengan Kesultanan Cirebon
Lukisan imajiner tentang sosok Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kisah hilangnya kekayaan Pajajaran tak lepas dari lengsernya Prabu Siliwangi sebagai raja. Penggantinya, Surawisesa yang naik tahta mendapat tantangan berat di tengah mulai berkembangnya Kesultanan Cirebon dan Demak.

Di masa pemerintahan Raja Surawisesa ini Pajajaran bahkan kehilangan sebagian besar wilayah di pesisir utara Pantai Jawa. Hal ini dikisahkan pada buku "Hitam Putih Pajajaran : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran" dari tulisan Fery Taufiq El Jaquenne.

Saat itu konon Kesultanan Cirebon yang dipimpin Syarif Hidayatullah memang tak terlalu memiliki pasukan dan benteng strategi yang kuat. Tetapi sokongan dan dukungan Kerajaan Demak menjadikan Cirebon menjadi musuh yang mumpuni bagi Kerajaan Pajajaran.

Beberapa wilayah kekuasaan Pajajaran, mulai dari Galuh, Sumedang, dan Citarum perlahan tapi pasti dikuasai oleh Kesultanan Cirebon dibantu oleh Kerajaan Demak. Sejak tahun 1528 Masehi, Cirebon menyerang wilayah Galuh yang menjadi kekuasaan Kerajaan Pajajaran.

Pertempuran ini juga memperlihatkan peran Demak yang cukup signifikan. Demak mengirimkan meriam beserta pasukan perang pada saat Cirebon mulai terdesak mundur. Sehingga pasukan Galuh tidak berdaya menghadapi panah besi yang besar dan menyemburkan kukur ireng dengan suara seperti guntur yang memuntahkan logam panas.

Alat perang seperti tombak, anak panah, pedang, dan lain sebagainya lumpuh seketika karena meriam dari Demak. Pada akhirnya jatuhlah Galuh, menyusul dua tahun kemudian jatuh pula Kerajaan Talaga, yang menjadi benteng terakhir Kerajaan Galuh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut