Khawatir Disekat dan Tak Punya Biaya, Warga Mundu Cirebon Nekat Mudik Lewat Laut
CIREBON, iNews.id - Sejumlah warga asal Kecamatan Mundu, terpaksa menempuh perjalanan laut selama dua hari dua malam dari Jakarta ke Kabupaten Cirebon. Mereka yang berprofesi sebagai nelayan ini pulang kampung lewat jalur laut lantaran khawatir disekat jika mudik melalui jalur darat.
Tak hanya itu, mereka juga tak memiliki biaya jika harus menggunakan bus umum atau travel. Sebab menggunakan sarana transportasi umum itu, ongkosnya mahal. Sehingga pilihannya mengarungi laut yang dirasa lebih aman dari penyekatan dan biaya murah.
Perjalanan yang ditempuh nelayan tersebut tidaklah mudah. Ganasnya cuaca buruk dan berbagai kendala lainnya, harus mereka hadapi ketika melintasi laut utara Jawa.
Kepada MNC Portal Indonesia, salah satu nelayan asal Kecamatan Mundu bernama Hasan Basri menceritakan, perjalanan mudik lewat jalur laut ini sangat berisiko bila dilakukan oleh warga biasa. Sebab, dia dan nelayan lainnya hanya menggunakan perahu tradisional dari perairan Jakarta menuju perairan Kabupaten Cirebon.
Perahu tradisional ini, kata dia, memiliki panjang sekitar 7 meter dengan lebar 2 meter. Menurutnya, kapal tersebut hanya bisa ditumpangi tiga atau lima orang saja. Perjalanan laut tersebut dilakukan para nelayan pada Sabtu, 24 Arpil 2021.