Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Contoh Pembukaan Pidato Bahasa Sunda untuk Berbagai Tema dan Acara
Advertisement . Scroll to see content

Keunikan Pakaian Adat Jawa Barat: dari Pangsi Sederhana hingga Kebaya Pengantin yang Glamor

Minggu, 04 Februari 2024 - 22:57:00 WIB
Keunikan Pakaian Adat Jawa Barat: dari Pangsi Sederhana hingga Kebaya Pengantin yang Glamor
Keunikan pakaian di Jawa Barat (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Dilengkapi dengan berbagai aksesoris seperti mahkota, selendang, dan perhiasan, kebaya pengantin memancarkan aura kebahagiaan dan keanggunan sang mempelai wanita.

6. Mojang Jajaka: Representasi Muda-mudi Sunda

Istilah Mojang Jajaka merujuk pada muda-mudi Sunda yang belum menikah. Pakaian adat mereka juga memiliki keunikan tersendiri. Mojang biasanya mengenakan kebaya dengan warna cerah dan motif ceria, dipadukan dengan kain batik. Jajaka mengenakan Beskap atau jas tertutup, celana panjang, dan Bendo sebagai penutup kepala.

Makna Filosofis di Balik Busana

Lebih dari sekadar keindahan, pakaian adat Jawa Barat memiliki makna filosofis yang mendalam. Setiap potongannya memiliki arti, mulai dari kesederhanaan Pangsi, formalitas Bedahan, hingga keanggunan Kebaya. Hal ini menunjukkan hubungan erat antara busana dengan nilai-nilai budaya Sunda yang menjunjung tinggi kesopanan, kerendahan hati, dan keharmonisan.

Keunikan pakaian adat Jawa Barat menjadi warisan budaya yang patut dijaga kelestariannya. Dengan mengenali dan memaknai simbolisme di balik setiap busana, kita turut merawat kekayaan budaya yang sarat makna ini.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut