Ketua KPPS 18 Pasirwangi Bandung Meninggal, Diduga Kelelahan saat Bertugas
Menurutnya, kondisi almarhum mulai menurun 2 hari menjelang pencoblosan. Saat itu, keluhannya tidak enak badan.
"H-2 pemilu sudah mulai terasa tidak enak badan. Pas hari pemilu sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, sudah tidak kuat terus pulang. Almarhum mual dan muntah. Waktu masih penghitungan suara. Sudah lemes, napasnya sesak sama diare, badan pada sakit," kata Juju.
Karena kondisi kesehatan tidak kunjung membaik, akhirnya Jajang dibawa ke dokter umum untuk mendapatkan pengobatan, Kamis (15/2/2024).
"Tapi gak ada reaksi obatnya tuh,” ucapnya.
Juju lalu membawa Jajang ke Rumah Sakit Al-Islam untuk mendapatkan perawatan. Saat diperiksa di RS Al-Islam, kondisinya memburuk.
Selepas Asar, detak jantungnya melemah. Dokter sempat berupaya menggunakan alat pacu jantung tapi nyawa Jajang tak tertolong.