Kereta Cepat Diuji Coba November 2022, Ridwan Kamil Ungkap Kabar Baik soal Kota Baru Walini
Selain opsi pembangunan Stasiun Walini oleh pihak ketiga, Kang Emil juga mengungkapkan bahwa meskipun jalur light rail transit (LRT) tidak jadi dibangun di Tegalluar, namun jalur kendaraan tetap akan diupayakan dibangun.
Selain itu, wacana pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Jabar di Tegalluar pun tetap diupayakan, sehingga kawasan Tegalluar pun dapat berkembang menjadi sebuah kota baru.
"Dan Tegalluar walaupun sambungan LRT-nya tidak jadi, mobil itu sedang diupayakan hadir. Sehingga, nanti kawasannya tetap bisa hidup, termasuk wacana pemilihan pusat pemerintah Jabar salah satunya di Tegalluar. Akses jembatan itu ada menjadi sangat memungkinan," terangnya.
"Nah, kira-kira itu, beritanya sangat positif," sambung Kang Emil.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan bahwa selain sebagai alat transportasi, hadirnya KCJB juga menjadi alat pertumbuhan wilayah. Oleh karenanya, pihaknya berharap, Kota Baru Walini dan Tegalluar benar-benar terwujud seiring beroperasinya KCJB yang ditargetkan dimulai Juni 2023 mendatang.
"Tolong dicatat, kereta api cepat fungsinya ada dua, satu alat transportasi, kedua alat pertumbuhan wilayah. Ada stasiun akan tumbuh perkembangan di situ, sehingga masyarakat bisa tinggal di Walini, di Tegalluar. Nah opsi itu menjadi mungkin," katanya.