Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda
Advertisement . Scroll to see content

Keracunan Massal, Pemkab Bandung Barat Hentikan Sementara Aktivitas Dapur MBG Cipongkor

Kamis, 25 September 2025 - 15:44:00 WIB
Keracunan Massal, Pemkab Bandung Barat Hentikan Sementara Aktivitas Dapur MBG Cipongkor
Pemkab Bandung Barat mengambil langkah tegas menyusul insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa setelah menyantap MBG. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mengambil langkah tegas menyusul insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aktivitas dapur MBG di Kecamatan Cipongkor resmi dihentikan sementara untuk proses evaluasi.

Dapur MBG Cipongkor diketahui mendistribusikan sekitar 3.000 paket makanan ke sejumlah sekolah di wilayah tersebut. Namun, pasca kejadian, pemerintah kabupaten juga mengungkap bahwa terdapat 85 dapur MBG lainnya di Bandung Barat yang belum memiliki sertifikasi kesehatan.

“Kita lakukan evaluasi terhadap semua dapur MBG yang beroperasi. Dari data yang kami terima, 85 dapur belum memiliki sertifikasi. Ini menjadi perhatian serius,” ujar Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

Evaluasi menyeluruh akan dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) bersama dinas terkait, guna memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan sebelum kembali beroperasi.

Sebelumnya, kasus keracunan massal siswa akibat konsumsi MBG juga dilaporkan meluas hingga ke Kecamatan Cihampelas. Hingga saat ini, lebih dari 500 siswa di Kabupaten Bandung Barat dilaporkan mengalami gejala keracunan dan harus menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut