Kepala BNPB Soroti Limbah Industri dan Rumah Tangga Penyebab Banjir Karawang
JAKARTA, iNews.id - Tiga pekan terakhir, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilanda banjir besar yang merendam ribuan rumah warga. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Doni Monardo menyoroti limbah industri menjadi faktor penyebab banjir tersebut.
Selain itu, limbah rumah tangga juga menjadi permasalahan penyebab banjir yang kembali merendam permukiman di Kabupaten Karawang sejak Sabtu, (20/2/2021) lalu.
“Tidak sedikit sumber daya yang dapat dikelola di sini. Ada banyak industri dan perusahaan. Mereka harus diikutsertakan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan ekosistem untuk mengelola limbah industri dan rumah tangga,” kata Doni dalam keterangannya saat meninjau wilayah terdampak, Senin (22/2/2021).
Sementara itu, dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang terakhir, 15 kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian muka air beragam. Terpantau tinggi permukaan air antara 10 hingga 250 cm.
Data BPBD setempat mencatat lima belas kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Karawang Barat, Batujaya, Cikampek, Tirtamulya, Ciampel, dan Pangkalan. Lalu, Kecamatan Rawamerta, Jatisari, Banyusari, Karawang Timur, Cimalaya Wetan, dan Pakis Jaya.