Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Identitas dan Peran 4 Tersangka Narkoba di New Zone Medan
Advertisement . Scroll to see content

Kepala BKPSDM Majalengka Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Sindang Kasih Cigasong

Jumat, 15 Maret 2024 - 07:09:00 WIB
Kepala BKPSDM Majalengka Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Sindang Kasih Cigasong
Kasipenkum Kejati Jabar Nur Sricahyawijaya saat memberikan keterangan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menetapkan Kepala BKPSDMMajalengka Irfan Nur Alam (INA) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Dia terlibat kasus penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan secara sistematis dalam kegiatan bangun guna serah (Build, Operate and Transfer/BOT) Pasar Sindang Kasih Cigasong, Kabupaten Majalengka.

Penetapan tersangka INA berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jabar Nomor: 682/M.2/Fd.2/03/2024 tanggal 14 Maret serta surat penetapan tersangka (Pidsus-18) Kajati Jabar Nomor: TAP- 28/M.2/Fd.2/03/2024 tanggal 14 Maret  2024.

Kasipenkum Kejati Jabar Nur Sricahyawijaya mengatakan, tersangka INA yang kini Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Daerah Kabupaten Majalengka sejak 2019 sampai 2021.

Kasus ini berawal pada tahun anggaran 2020, Pemkab Majalengka berdasarkan Peraturan Bupati Majalengka Nomor 103 Tahun 2020 melaksanakan Pemilihan Mitra Pemanfaatan Barang Milik Daerah berupa Bangun Guna Serah (Build, Operate and Transfer/BOT) atas tanah di Jalan Raya Cigasong-Jatiwangi, Majalengka.

Saat itu, yang bertindak selaku Ketua Bangun Guna Serah yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Sementera Sekretaris Bangun Guna Serah adalah Kabag Ekonomi yang dijabat INA.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut