Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 532 Sekolah Rusak akibat Gempa Cianjur, Pemprov Jabar Janji Lakukan Perbaikan
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Sering Terjadi Gempa Bumi di Jawa Barat? Ini Jawabannya

Jumat, 16 Desember 2022 - 19:24:00 WIB
Kenapa Sering Terjadi Gempa Bumi di Jawa Barat? Ini Jawabannya
Rumah-rumah warga di Kampung Sarampad, Cianjur, rusak berat akibat gempa Magnitudo 5,6 yang dipicu oleh sesar aktif Cugenang. (FOTO: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

BMKG menyebut masih banyak sesar lain yang belum terpetakan. Selain sesar dan lempeng tektonik, di Jawa Barat juga terdapat sejumlah gunung berapi aktif.

Berdasarkan peta sebaran gunung api yang dirilis Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdapat tujuh gunung api aktif di Jawa Barat.

Ketujuh gunung api aktif itu antara lain, Gunung Tangkuban Parahu di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Subang. Kemudian, Gunung Guntur dan Papandayan di Kabupaten Garut.

Gunung Galunggung di Kabupaten Tasikmalaya. Lalu, Gunung Ciremai di perbatasan Kabupaten Kuningan dan Majalengka. Gunung Gede Pangrango di Kabupaten Sukabumi, Bogor, dan Cianjur. Terakhir, Gunung Salak di tiga daerah, Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Garut.

Dengan jumlah sumber gempa di atas, wajar jika Jawa Barat menjadi salah satu wilayah paling sering diguncang gempa bumi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut