Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Jokowi Santuni Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan Rp50 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Pertandingan Bola Kerap Picu Kerusuhan? Ini Penjelasan Sosiolog Unpad

Senin, 03 Oktober 2022 - 16:30:00 WIB
Kenapa Pertandingan Bola Kerap Picu Kerusuhan? Ini Penjelasan Sosiolog Unpad
Suporter masuk ke lapangan pasca-Arema kalah dari Persebaya dengan skor 2-3 hingga terjadilah tragedi yang menewaskan ratusan orang. (Foto: Avirista Midaada/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan lebih dari 125 orang, membuat prihatin. Pertandingan sepak bola yang sedianya hiburan, justru menimbulkan kesedihan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Lalu kenapa sepak bola kerap memicu insiden kerusuhan dengan banyak suporter menjadi korban? 

Dosen Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Hery Wibowo mengatakan, suporter menjadi organ yang tidak terpisahkan dalam dunia sepak bola. Suporter suatu klub sepak bola merupakan identitas sosial membanggakan dan mampu meningkatkan citra diri.

“Ini adalah identitas sosial yang mampu meningkatkan ‘status’ atau bahkan ‘harga diri’ pada konteks kehidupan bermasyarakat. Dari anggota masyarakat yang ‘bukan siapa-siapa’, seseorang dapat merasa menjadi ‘seseorang atau warga negara berstatus menengah’ dengan menjadi supporter aktif (fanbase) dari klub tertentu,” kata Hery dikutip dari Kanal Media Unpad. 

Karena itu, ujar Hery, militansi suporter sangat terlihat ketika klub idola bertanding. Apalagi saat ini pertandingan sepak bola kembali diperbolehkan untuk ditonton secara langsung di dalam stadion. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut