Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Tegaskan Tugas Pemprov Jabar di Proyek Tol Cisumdawu Sudah Tuntas
Advertisement . Scroll to see content

Kementerian PUPR Dorong Percepat Pembebasan Lahan agar Tol Cisumdawu Tuntas Akhir 2021

Rabu, 16 Juni 2021 - 17:17:00 WIB
Kementerian PUPR Dorong Percepat Pembebasan Lahan agar Tol Cisumdawu Tuntas Akhir 2021
Proyek Tol Cisumdawu ditarget tuntas akhir 2021. Untuk mencapai target itu, Kementerian PUPR mendorong percepatan pembebasan lahan. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) tuntas akhir 2021. Untuk itu, Kemen PUPR akan berupaya keras mendorong semua pihak mempercepat pembebasan lahan.

"Konstruksi hanya dapat berjalan cepat jika lahan sudah tersedia," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

Kementerian PUPR terus mendorong penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cileunyi– Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) di Provinsi Jawa Barat sepanjang 60,10 kilometer (km) yang akan terhubung dengan jalan tol akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. "Jalan tol ini diharapkan tuntas seluruhnya di akhir 2021 untuk mendukung fungsi BIJB Kertajati," ujar Menteri PUPR.

Untuk mempercepat pengadaan lahan, tutur Basuki, Kementerian PUPR melalui Satker Pengadaan Tanah Jalan Tol Wilayah I, Ditjen Bina Marga terus meningkatkan koordinasi dengan instansi lain yaitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Polda Jabar, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, dan instansi terkait lainnya.

Berdasarkan data untuk Seksi I Cileunyi-Rancakalong sepanjang 11,45 km konstruksinya mencapai 77,42 persen dengan progres lahan 98,6 persen. Selanjutnya Seksi II Rancakalong-Sumedang sepanjang 17,05 km progres konstruksinya 91,99 persen dengan capaian lahan yang sudah bebas sebesar 96,11 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut