Kemenparekraf Latih Sineas Jawa Barat lewat Festival Film Bulanan
“Harapan selanjutnya, dapat menebalkan rasa percaya diri sineas daerah untuk memproduksi film secara berkelanjutan, berkolaborasi, berjejaring, bersaing, dan mengukir prestasi pada level yang lebih tinggi,” kata Mohammad Amin.
Selama 3 hari, peserta dibimbing oleh para pelaku industri perfilman seperti Abdul Manaf (produser), Rahabi Mandra (sutradara/penulis skenario), Kusen Dony Hermansyah (editor), dan Ezra Tampubolon (pengarah artistik).
Selain dibekali pengetahuan seputar perfilman, para peserta lokakarya juga diberi pelatihan cara mendistribusikan karya film, menyusun proposal film, kiat-kiat menghasilkan ide cerita yang komersil, merancang film yang bisa dipasarkan, penganggaran, hingga proses pitching atau mempresentasikan ide bisnis.
Pada akhir sesi, seluruh peserta diberi kesempatan untuk melakukan pitching langsung dengan investor. Bagi peserta dengan proposal terbaik, akan mendapat pendanaan dari FlipFlop TV.
Salah satu peserta, Rivaldo Caesar Rio, dari Lokatara Pictures mengatakan, mengikuti workshop Festival Film Bulanan adalah kesempatan yang sangat berharga.
“Ini adalah sebuah kesempatan yang sayang untuk dilewatkan, bagi pembuat film yang masih mencari jati diri. Di sini, kita dapat pengetahuan yang nyata, yang riil, bagaimana kenyataannya industri film itu bekerja,” kata Rivaldo.
Editor: Agus Warsudi