Kemenhub Pastikan Bus Rombongan SMK Kecelakaan di Subang Tak Berizin, Status Uji Berkala Kedaluwarsa
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub juga menyampaikan turut prihatin dan berduka atas kecelakaan Bus Trans Putera Fajar di Ciater, Subang.
Kronologi kecelakaan bus rombongan siswa SMK bernomor polisi AD 7524 OG berawal saat bus dalam perjalanan dari Bandung menuju Subang. Bus tiba-tiba oleng ke arah kanan dan menabrak sepeda motor yang berada di jalur berlawanan dan bahu jalan sehingga bus terguling.
"Kecelakaan tersebut diduga karena adanya rem blong pada bus," katanya.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan sejumlah korban jiwa. Namun, Kemenhub belum memastikan jumlah korban jiwa serta korban luka-luka karena masih dalam proses evakuasi. Informasi terakhir dari Dinas Kesehatan Subang, korban tewas sementara 11 orang, termasuk pengendara motor.
Seluruh korban dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan di antaranya RSUD Ciereng, RS Hamori, Puskesmas Jalancagak dan Puskesmas Palasari.
"Saat ini Ditjen Hubdat telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk terus melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan tersebut," katanya.
Editor: Maria Christina