Kelompok Anarkis di Jabar Terhubung Jaringan Internasional, Terima Dana dari Luar Negeri
“Balasannya datang dari sebuah negara. Setelah diyakini benar bahwa mereka satu paham, barulah terjadi pengiriman uang. Salah satu metode pengiriman uangnya melalui PayPal dan dompet digital,” kata Rudi.
Dana yang masuk mencapai puluhan juta rupiah. Polisi kini terus menelusuri identitas pengirim serta mengusut alur komunikasi kelompok tersebut.
Selain empat orang inti, kelompok ini juga memiliki simpatisan yang berasal dari berbagai kalangan. Polisi menemukan adanya remaja dan pelajar yang sudah ikut terpengaruh.
“Setelah itu mereka mengajak orang lain, baik sebagai penghasut maupun yang terhasut. Simpatisan juga banyak, termasuk remaja, mungkin pelajar dan yang lainnya, yang sudah disusupi,” kata Rudi.
Kasus kelompok anarkis ini tidak hanya melibatkan Jawa Barat, tapi juga merembet ke daerah lain. Karena itu, Polda Jabar berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Mabes Polri, Bareskrim, dan Densus 88.