Kejar Herd Immunity, Pemprov Jabar Gandeng Ribuan Bidan Desa untuk Gencarkan Vaksinasi
Menurut Atalia, target herd immunity di Jabar tidak akan tercapai jika stakeholders tidak ikut turun tangan untuk berkolaborasi. "Tapi tentu saja kita tidak akan mencapai target sasaran apabila tidak ada dukungan dari semua pihak," kata Atalia.
Selain itu, sasaran vaksin bagi kelompok warga terdekat sangat penting dilakukan guna membentuk herd immunity secara parsial di lingkungan rumahnya.
Jika hal itu konsisten dilakukan berbagai lembaga, maka capaian herd immunity pun akan segera terealisasi. "Saya kira ini penting sekali, semakin banyak universitas, komunitas, dan target sasaran, kita akan semakin cepat terealisasi," ujarnya.
Atalia menuturkan, stok vaksin di Jabar hingga saat ini masih aman. Oleh karenanya, Atalia berharap agar vaksinasi dilakukan lebih masif melalui kolaborasi dengan berbagai elemen.
"Stok vaksin aman, bahkan kita mendorong pelaksanaan kegiatan vaksinasi dilakukan lebih masif lagi, dilakukan oleh gabungan berbagai elemen," tutur Atalia.
Tidak hanya itu, terkait pelaksanaan vaksinasi dosis 1 dan 2 jika dilakukan tidak pada tempat yang sama, Atalia memastikan bahwa hal tersebut aman asalkan jenis vaksin yang digunakan sama.
"Kemarin saja saya cek vaksin pertama di satu tempat kemudian yang keduanya di tempat berbeda dan terdekat, misalnya di puskesmas dan bidan desa, itu tidak masalah. Jadi sudah dipastikan itu aman," ucapnya.
Editor: Agus Warsudi