Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos
Advertisement . Scroll to see content

Kecewa Dapat Bansos Ayam Hidup, Warga Cianjur: Ada yang Baru Terima Sudah Mati

Senin, 25 Januari 2021 - 17:17:00 WIB
Kecewa Dapat Bansos Ayam Hidup, Warga Cianjur: Ada yang Baru Terima Sudah Mati
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program BPNT Kemensos RI, menerima ayam hidup dari Ewaroeng yang seharusnya berupa daging ayam potong beku sesuai dengan pedoman umum. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

CIANJUR, iNews.id - Sebanyak 6.000-an warga di Kecamatan Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat, menerima bantuan sosial (bansos) program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dari Kementerian Sosial (Kemensos) dalam bentuk ayam hidup. Warga pun kecewa dan mempertanyakan bantuan itu.

Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program BPNT tidak menyangka komoditas untuk pemenuhan protein hewani kali ini yang mereka dapatkan berbentuk ayam hidup dari sebelumnya dalam bentuk daging ayam potong beku. Bahkan beberapa orang penerima tidak dapat menikmati bantuan tersebut karena ayam yang diterima mati selang beberapa jam.

"Kami juga tidak tahu apa alasannya. Namun, untuk daging dari Ewaroeng yang kami terima dalam bentuk ayam hidup. Pastinya keberatan karena biasanya tinggal mengolah sekarang harus mengurusi ayam hidup. Bahkan ada yang baru menerima ayamnya sudah mati," kata Gofur, KPM warga Desa Pagelaran, Senin (25/1/2021).

Sementara Kepala Desa Pagelaran, Rachmat Rusyandi, mengatakan sebagian besar warganya penerima bantuan Kemensos berupa ayam hidup yang sebelumnya mendapat daging ayam potong. Bahkan, pihaknya belum mendapat jawaban dari pihak terkait mulai dari Ewaroeng dan pendamping TKSK perihal digantinya daging ayam potong dengan ayam hidup

"Sebagian besar KPM mempertanyakan hal tersebut. Mereka lebih memilih daging yang tinggal diolah dibandingkan ayam hidup. Kami lihat di pedoman umum dalam bentuk daging bukan ayam hidup. Kami masih menunggu jawaban dari Ewaroeng dan pemasok," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut