Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki, Sopir Hindari Lubang
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan Maut Pikap Tabrak Truk di Tol Cisumdawu Sumedang, 1 Orang Tewas

Kamis, 07 Mei 2026 - 17:44:00 WIB
Kecelakaan Maut Pikap Tabrak Truk di Tol Cisumdawu Sumedang, 1 Orang Tewas
Kecelakaan maut mobil pikap menabrak belakang truk di Jalan Tol Cisumdawu Sumedang, Kamis (7/5/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SUMEDANG, iNews.idKecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Cisumdawu Jalur B, tepatnya di Kilometer 176.900, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kamis (7/5/2026) pagi sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden yang melibatkan mobil pikap dan truk mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan menimpa Daihatsu Grand Max bernomor polisi B 9784 EAI. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Muhammad Asep Wijaya, warga Dusun Kliwon, Desa Cilimus, Kuningan, yang hanya mengalami luka ringan di bagian kepala. Nahas, penumpangnya yang bernama Aang Kunaepi tewas di tempat.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat mobil pikap Gran Max melaju dari arah Cirebon menuju Bandung. Saat melintasi jalan lurus, diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya.

"Hasil penyelidikan sementara Unit Laka Lantas Polres Sumedang berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP awal, kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi pick up yang kurang konsentrasi dalam mengemudikan kendaraannya," ujar AKP Awang Munggardijaya. 

Mobil pikap mengalami kerusakan parah pada bagian depan akibat benturan keras. Sementara itu, truk yang ditabrak dilaporkan langsung melarikan diri dari lokasi sesaat setelah insiden terjadi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut