Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat Penduduk di Paminggir Garut, 4 Rumah Ludes
Sempitnya ruang gerak di Kampung Kaum Lebak membuat pemadaman dilakukan dengan cara menaiki atap rumah-rumah warga sekitar, untuk menyemprotkan air langsung ke lokasi api. Hendra Rahadian menyebut upaya pemadaman menggunakan pola I B atau menyemprotkan air yang bersumber dari mobil pemadam.
Dia mengatakan, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Namun demikian, lanjutnya, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebaran di wilayah permukiman ini.
"Dugaan sementara dari korsleting listrik yang menyebabkan api merambat ke beberapa bagian dari rumah yang mudah terbakar," ujarnya.
Menurut pendataan sementara petugas, peristiwa kebakaran ini mengakibatkan kerugian kurang lebih hingga mencapai Rp1,2 miliar. Kerugian itu didasarkan atas nilai bangunan yang terbakar beserta isinya.
"Dalam kebakaran akibat korsleting listrik ini kerugian yang ditimbulkan kurang lebih Rp1,2 miliar," sebutnya.
Dari informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Meski begitu, lebih dari empat kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka terbakar berserta isinya.
Warga yang rumahnya terdampak, untuk sementara telah diungsikan ke kerabat terdekat. Kobaran api sendiri berhasil dipadamkan petugas tak lama setelah proses pemadaman dilakukan.
Editor: Agus Warsudi