Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sepanjang 2025 Terdapat 6.500 Barang Tertinggal di Whoosh,  KCIC Ingatkan Penumpang Jaga Barang Bawaan
Advertisement . Scroll to see content

KCIC Tertibkan 26 Bangunan Liar karena Dinilai Berpotensi Ganggu Operasional Whoosh

Rabu, 06 Agustus 2025 - 02:16:00 WIB
KCIC Tertibkan 26 Bangunan Liar karena Dinilai Berpotensi Ganggu Operasional Whoosh
KCIC Tertibkan 26 Bangunan Liar karena Dinilai Berpotensi Ganggu Operasional Whoosh
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id -  PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menertibkan sebanyak 26 bangunan tak berizin yang berdiri di atas lahan milik perusahaan dengan total luas mencapai 5.308 meter persegi. Lokasi bangunan tersebut berada di Kelurahan Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, tepat di bawah jalur operasional Kereta Cepat Whoosh yang menghubungkan Stasiun Padalarang dan Tegalluar Summarecon.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa keberadaan bangunan-bangunan tersebut menimbulkan potensi risiko terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan kereta cepat Whoosh, serta dapat berdampak pada infrastruktur rel yang dilintasi.

“Penertiban ini dilakukan untuk menjaga standar keselamatan dan keamanan perjalanan kereta Whoosh. Area tersebut juga akan dikembalikan fungsinya sebagai ruang penghijauan, yang sangat penting bagi lingkungan dan operasional kami,” ujar Eva.

Sebelum penertiban dilakukan, KCIC telah lebih dulu mengedepankan pendekatan persuasif kepada warga melalui sosialisasi sejak 24 Juni 2025. Warga diberikan waktu hingga 31 Juli 2025 untuk melakukan pembongkaran bangunan mereka secara mandiri. Dari total bangunan yang ada, tiga unit dibongkar sendiri oleh pemiliknya, sementara sisanya, sebanyak 23 bangunan, ditertibkan oleh tim KCIC.

Penertiban tersebut melibatkan 16 personel gabungan, terdiri dari 13 petugas pengamanan aset KCIC dan aparat kewilayahan seperti Babinsa, Binmas, serta perwakilan Kelurahan Gempolsari. Proses berlangsung aman dan tertib dengan pendekatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan dan partisipasi warga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut