KCIC: Penumpang Ngaku Ditodong di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Tegalluar Berbohong
1. Kondisi stasiun masih ramai dan moda lanjutan tersedia, seperti shuttle, bus Damri, Bluebird dan kendaraan online.
2. Petugas lengkap berada di area hall keberangkatan Stasiun Tegalluar dan masih terlihat kendaraan polisi yang sedang melakukan patroli di Stasiun Tegalluar.
3. Data pada sistem menyebutkan terdapat 22 penumpang yang turun bukan 5-6 orang penumpang seperti informasi Raka tersebut. Terpantau pada CCTV, Raka melanjutkan perjalanan dari Stasiun Tegalluar dengan menggunakan taksi Bluebird yang sudah tersedia di stasiun pada pukul 20.32 WIB serta sebagian besar penumpang lain yang menggunakan moda Damri, Bluebird atau taksi online dan kendaraan pribadi.
"Informasi dari polisi menyebutkan berita palsu penodongan yang disampaikan Raka kepada orang tuanya murni karena motif pribadi," kata Eva.
Eva menuturkan, KCIC memastikan komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang di area stasiun akan selalu dilakukan. Sejak awal Kereta Cepat Whoosh beroperasi, KCIC telah berkolaborasi dengan TNI/Polri untuk pengamanan serta memperkuat sistem pengamanan melalui pemasangan CCTV di seluruh stasiun, kereta dan berbagai titik di sepanjang jalur kereta cepat.