KCIC Ngalah, Geser Tower Sinyal KCJB Jauh dari Permukiman Warga Kertamulya KBB
Saat diskusi dan sosialisasi dengan warga di Desa Kertamulya, PT KCIC bersedia mendengarkan masukan terkait pembangunan tower persinyalan tersebut.
Prinsipnya, ujar Rahadian Ratry, warga Desa Kertamulya mendukung pembangunan KCJB. Namun, mereka meminta tower persinyalan tidak terlalu dekat dengan permukiman.
Selain membicarakan rencana pembangunan tower persinyalan, dalam kesempatan itu PT KCIC bersama warga juga membicara mengenai relokasi fasilitas sosial dan fasilitas umum di area tersebut.
"Kami terbuka kepada masukan atau pun keluhan dari masyarakat, khususnya yang berada di sekitar area proyek KCJB. Komunikasi kami buka agar ada solusi untuk kedua belah pihak," ujar Rahadian Ratry.
Diberitakan sebelumnya, warga di Kampung Pabrik Tahu RT 01/08, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, KBB, menolak pembangunan tower sinyal KCJB di wilayah mereka.
Mereka khawatir tower sinyal KCJB setinggi kurang lebih 40 meter tersebut bisa berdampak negatif ke warga sekitar karena terlalu dekat permukiman.
"Warga menolak pembangunan tower sinyal kereta cepat di sini karena terlalu dekat dengan permukiman. Khawatirnya ada dampak negatif yang bakal ditimbulkan," kata salah seorang warga sekitar Ruhimat (27) kepada wartawan, Selasa (3/1/2023).
Editor: Agus Warsudi