KBB Diintai Bencana Hidrometeorologi, Stok Logistik BPBD Malah Kosong
Dia mencontohkan seperti bencana longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kecamatan Rongga. Di mana warga sangat membutuhkan terpal, karung dan cangkul untuk menanggulangi dampak bencana tersebut. Selain tentunya sembako.
Pada akhirnya BPBD KBB pun mengajukan permohonan bantuan karung dan terpal kepada BPBD Provinsi Jawa Barat. "Jadi kalau betul-betul memerlukan kita menyurati permohonan ke provinsi karena kita tidak ada," ucap Yan Cahya.
Dirinya berharap untuk tahun depan ada pengadaan logistik untuk terpal, karung dan cangkul karena sangat dibutuhkan. Namun menurut Yan Cahya kemungkinan tidak bisa menggunakan alokasi anggaran dari BPBD. Pihaknya berharap ada anggaran lain dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk pengadaan logistik.
"Jadi itu masukan untuk kita untuk pengadaan logistik 2024. Kalau di BPBD gak, tapi di TAPD mudah-mudahan menurunkan untuk persiapan kita," tutur dia.
Yan Cahya melanjutkan, wilayah KBB sendiri masuk rawan terhadap bencana hidrometeorologi khususnya longsor di wilayah selatan. Untuk itu, BPBD KBB meminta warga selalu waspada dan berhati-hati terutama dalam menghadapi musim peralihan ini.
"Kalau di kita kebanyakan yang paling dominan longsor karena kontur tanah. Kebanyakan di selatan," kata Yan Cahya.
Editor: Asep Supiandi