Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-Laki NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.100 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Diselimuti Abu Vulkanik

Sabtu, 27 Juli 2019 - 12:46:00 WIB
Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Diselimuti Abu Vulkanik
Abu tebal menyelimuti kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Sabtu (27/7/2019). (Foto: iNews/Yuwono)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu diselimuti abu vulkanik pascaerupsi gunung api tersebut, Jumat (26/7/2019). Ketebalannya mencapai 10 sentimeter (cm). Masyarakat diimbau agar tidak mengunjungi objek wisata di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), itu.

Dari pantauan iNews, abu vulkanik menutupi badan jalan dan bangunan di sekitar kawasan wisata itu. Sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat sekitar diimbau tidak beraktivitas di radius 500 meter sampai 1 kilometer (km) untuk keamanan dan keselamatan bersama.

“Dengan kondisi ini, sudah jelas rekomendasi dari kami, masyarakat untuk tidak mendekati radius 500 meter. Kami tidak bisa memastikan sampai kapan karena kami masih memantau perkembangan,” kata Pengamat Pos Pemantau Gunung Tangkuban Parahu Ilham Mardikayanta, Sabtu (27/7/2019).


Hingga saat ini, petugas kepolisian dan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) tetap bersiaga dan memantau perkembangan di gerbang TWA Gunung Tangkuban Parahu. Sementara sejumlah pedagang juga terlihat di sekitar gerbang menunggu waktu untuk menyelamatkan barang dagangannya.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, dengan kondisi saat ini, PVMBG merekomendasikan kepada masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu dan pengunjung, wisatawan, pendaki, tidak turun mendekati dasar kawah Ratu dan Kawah Upas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut