Kasus Vina Cirebon, Pramudya Merasa Bersalah Tak Berkata Jujur saat BAP 2016
Saat pemeriksaan pada 2016, dia mengaku ditekan penyidik, diancam akan terseret kasus jika berkata jujur tidur di rumah ketua RT bersama lima terpidana lainnya.
"Karena dulu ditekan sama penyidik. Kalau kamu ngaku tidur di rumah pak RT, nanti kamu terseret. Bilangnya begitu," tuturnya menirukan ancaman penyidik.
Lantaran takut terancam terseret kasus dan saat itu dia masih di bawah umur, akhirnya dia menyetujui BAP yang dibuat pada 2016. Setelah delapan tahun berlalu, akhirnya dia memberanikan diri berkata jujur.
Dia merasa bersalah dan kasihan karena dalam BAP 2016 mengaku tidak berada di rumah kontrakan bersama lima terpidana yang merupakan teman satu kampung.
Akibatnya, lima temannya itu divonis penjara seumur hidup lantaran dituduh terbukti membunuh Vina dan Eky.