Kasus Santriwati Hilang di Sukabumi, Polisi Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Sopir Angkot
SUKABUMI, iNews.id - Teka-teki Elsa Julianti (16), santriwati yang sempat dikabarkan hilang saat naik angkutan kota (angkot) dan mengirim pesan minta tolong kepada teman, keluarga serta gurunya, terkuak. Polisi menegaskan tidak ada keterlibatan sopir angkot dalam peristiwa hilangnya santriwati tersebut.
Kapolsek Sukalarang AKP Asep Jenal Abidin mengatakan, saat berada di dalam angkot, santriwati yang berinisial Elsa Julianti (16) meminta berhenti kepada sopir yang dinaikinya. Karena kemungkinan tidak terdengar, angkot tersebut terus berjalan hingga titik pemberhentian terakhir di Pasar Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
"Saat kejadian tersebut (di dalam angkot), EJ (Elsa Julianti) mengirimkan pesan minta tolong kepada temannya karena ketakutan. Kejadian tersebut diperparah karena pesan yang dikirim tidak tersampaikan karena EJ kehabisan kuota dan baru terkirim chat tersebut setelah dirinya membeli kuota," kata Kapolsek Sukalarang kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (27/5/2022).
AKP Asep Jenal Abidin menyatakan, kejadian santriwati akhirnya menjadi viral setelah banyak unggahan di media sosial Facebook yang mengunggah foto Elsa Julianti beserta tulisan untuk yang menyebutkan bahwa terakhir Elsa hilang saat naik angkot menuju pesantren tempat menuntut ilmu.
"Karena banyaknya pesan yang masuk akibat kejadiannya viral, lalu EJ (Elsa Julianti) mengganti nomor telepon karena tidak mau dihubungi oleh siapapun terkait dirinya pergi dari rumah," ujar AKP Asep Jenal Abidin.