Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Santri Habib Bahar Ditemukan Meninggal di Pantai Cisolok Sukabumi
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Santri Terseret Ombak di Cisolok Sukabumi, Habib Bahar Sempat Larang Berenang

Rabu, 18 Oktober 2023 - 14:47:00 WIB
Kasus Santri Terseret Ombak di Cisolok Sukabumi, Habib Bahar Sempat Larang Berenang
Habib Bahar bin Smith saat diwawancarai di RSUD Palabuhanratu Sukabumi. (Foto: iNews.id/Ilham Nugraha)
Advertisement . Scroll to see content

Padahal di situ, kata dia, banyak orang-orang tapi tidak ada yang mau loncat. Kemudian mereka loncat untuk menolong dua orang. "Saya punya adek Habib Zafar loncat pergi sampai sekitar 60 meter ke tengah untuk menolong Ibrahim dan Khaidar (15). Tapi Habib Zafar pegang tangan Ibrahim, si Khaidar (15) udah gak keliatan lagi, dibawalah tiga orang itu, dikasih air dan lainnya," ujarnya. 

Habib Bahar menambahkan jenazah almarhum Khaidar baru ditemukan keesokan paginya. Habib Bahar menyampaikan bahwa almarhum memiliki dua keutamaan dalam meninggal. Pertama, meninggal sebagai syahid, yang dalam pandangan agama adalah salah satu dari sedikit kematian yang tergolong syahid. Kedua, meninggal dalam keadaan menuntut ilmu, yang juga dianggap sebagai syahid.

"Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Apa pun di dunia ini, suatu saat akan hancur dan binasa, kecuali Allah. Termasuk dalam peristiwa yang menyedihkan ini, kami keluarga besar Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin merasakan duka cita yang mendalam. Kami ingin menyampaikan duka cita kepada keluarga besar serta orang tua almarhum, yang merupakan seorang santri bernama Khaidar," tuturnya. 

Habib Bahar juga memberikan saran kepada pemerintah dan pengelola pantai untuk lebih menjaga keamanan pantai, bukan hanya pada hari libur, tetapi setiap hari. Ini termasuk pengaturan pengunjung dan pemantauan pantai secara lebih efektif untuk mencegah insiden serupa.

"Alhamdulillah orang tuanya tegar, dan nanti Insyaallah dari sini kami langsung pergi ke rumah duka, murid saya ribuan sudah menunggu di sana akan kita salat kan, makamkan, doa, tahlil 7 hari dan kalau bisa kasih saran, pantai ini coba dijaga jangan di hari weekend saja. Kalau bisa dijaga setiap hari karena kan banyak pengunjung," harapnya. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut