Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Taufik Hidayat Penyekap Sadis Wanita di Bandung Sempat Cari Dedi Mulyadi Pada Dini Hari
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Penyekapan dan Penyiksaan oleh Taufik Hidayat, Polda Jabar Temukan 2 Lokasi Baru

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:27:00 WIB
Kasus Penyekapan dan Penyiksaan oleh Taufik Hidayat, Polda Jabar Temukan 2 Lokasi Baru
Direktur PPA Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat (Jabar) menemukan dua lokasi baru yang diduga menjadi tempat penyiksaan terhadap korban berinisial YTR oleh Taufik Hidayat. Penemuan tersebut diperoleh setelah penyidik melakukan prarekonstruksi di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP).

Direktur PPA Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari mengatakan bahwa prarekonstruksi telah dilakukan sejak Senin (29/6/2026) dan dilanjutkan pada Selasa (30/6/2026) untuk mencocokkan keterangan para saksi dan tersangka.

Dari hasil prarekonstruksi, penyidik menemukan dua TKP baru berupa rumah kos di kawasan Cisarua, Bandung. Dengan penambahan tersebut, total lokasi yang diduga berkaitan dengan kasus penyiksaan dan penyekapan terhadap YTR kini menjadi enam TKP.

"Kita menemukan ada dua TKP baru dan kemarin juga kita sudah melakukan pra rekonstruksi. Dari dua TKP ditemukan, satu barang bukti dan sudah kita susulkan ke Jakarta," ujar Kombes Rumi.

Selain menelusuri lokasi kejadian, penyidik juga telah memeriksa 25 saksi, termasuk korban YTR. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan psikologis terhadap tersangka Taufik Hidayat sebagai bagian dari proses penyidikan.

Polda Jabar berencana menggelar rekonstruksi kasus pada Kamis (2/7/2026) di Polda Jabar. Rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa dugaan penyiksaan dan penyekapan yang dilakukan tersangka terhadap korban.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut