Kasus Pengendara Moge Aniaya Warga di Setiabudhi Bandung Berakhir Damai
BANDUNG, iNews.id - Kasus arogansi dan penganiayaan yang dilakukan pengendara motor gede (moge) di pertigaan Pizza Hutt, Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, berujung damai. Perdamaian antara korban Salman Faisal (25) dan pelaku tercapai setelah perkara diselesaikan secara musyawarah pada Senin (14/3/2022).
Pascaperdamaian dengan pengendara moge DK 6021 LA warna merah tua tersebut, korban Salman Faisal, warga Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung ini, berencana mencabut laporan polisi (LP) di Polsek Cidadap.
"(LP) mau dicabut besok (Rabu 16/3/2022). Kemarin (Senin 14/3/2022) sudah dimediasi, kebetulan dia (pelaku) juga aktif di komunitas Harley. Aakhirnya ketemu dan dimediasi. Sudah selesai, kasian juga si bapanya sudah tua soalnya," kata Salman Faisal (25) korban penganiayaan dihubungi wartawan, Selasa (15/3/2022).
Korban Salman menyatakan, sejak awal sudah memaafkan pengendara moge itu. Sebab, paham sesama bikers, pasti ada risiko di jalan. "Dari awal juga kalau memang ketemu dan ada inisiatif minta maaf saya juga tidak akan memperpanjang. Pas 1x24 jam ada (pertemuan), kejadian Minggu (13/3/2022) sore dan dimediasi Senin sorenya juga," ujar Salman.
Diberitakan sebelumnya, seorang pengendara moge Harley Davidson diduga bersikap arogan, menganiaya dan mengancam warga Bandung. Peristiwa ini terjadi pertigaan depan Pizza Hut Jalan Setiabuhi, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Minggu (13/3/2022). Terkait kasus ini, Polsek Cidadap tengah melakukan penyelidikan.