Kasus Pembacokan Kiai Muda di Indramayu, Kapolres: Motif Masih Didalami
Setelah itu, pelaku kembali mencari keberadaan Kiai Farid dan melihatnya. Tanpa berpikir panjang pelaku pun langsung melayangkan arit tersebut ke bagian tubuh Kiai Farid.
Diberitakan sebelumnya, seusai kejadian pembacokan Gus Farid, pelaku Sakrodin ditangkap warga dan dihajar masa sampai tak berdaya. Kemudian pelaku diamankan polsek krangkeng, yang datang setelah prlaku ditangkap warga. Sampai saat ini pelaku diamankan pihak kepolisian.
Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara, membernarkan atas adanya peristiwa tersebut dan masih melakukan pemeriksaan kepada Sakrodin, penyerang kiai muda Ketua Jam’iyyah Ahlith Tarekat Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Indramayu, sampai mengalami luka sabetan senjata tajam. "Iya (terjadi penyerang) pelaku lagi kita periksa," kata Lutfi, Rabu (9/3/2022).
AKP Luthfi Olot Gigantara menyatakan, saat ini belum bisa menjelaskan kronologi kejadian dan motif pelaku penyerangan tersebut secara terperinci.
Sementara Ketua Rabithah Ma’ahid al Islamiyah (RMI) Azun Mauzun mengatakan, dari informasi peristiwa itu terjadi saat santri putra dan putri PP An Nur sedang latihan khataman di areal Pondok Pesantren dan kediaman Gus Farid sedang sepi.
"Begitu saya mendapat informasi tersebut saya langsung mendatangi lokasi kejadian di rumah Gus Farid. Pelaku ini masuk ke dalam rumah kemudian mengamuk," kata Azun Mauzun.
Editor: Agus Warsudi