Kasus Konvoi Khilafah, MUI Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Khilafatul Muslimin
"Isi selembarannya sih tidak ada kalimat-kalimat eksplisit mau mendirikan negara atau menggantikan NKRI. Tidak ada. Malah justru non-muslim pun diperkenankan (bergabung dengan Khilafatul Muslimin)," tutur Sekretaris MUI Jabar.
Walaupun tidak terlalu mengkhawatirkan, kata Rafani Achyar, yang harus digali adalah tujuan di balik penyebaran selebaran tersebut karena dilakukan serentak di wilayah Jawa Barat. Saat ini, Polres Cimahi dan MUI Kota Cimahi, masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang menyebarkan selembaran dari kelompok Khalifatul Muslimin
"Itu yang sedang diteliti oleh kami dan pihak kepolisian. Pelaku penyebar selembaran juga di Cimahi sudah ada yang diperiksa, MUI Kota Cimahi juga hadir dengan Polres Cimahi," ucap Rafani Achyar.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengatakan, kelompok Khilafatul Muslimin sama bahayanya dengan HTI, NII dan ISIS. Sebab, Khilafatul Muslimin juga mengampanyekan tegaknya sistem khilafah di Indonesia.
"Bedanya, HTI merupakan gerakan trans-nasional dan sedang memperjuangkan sistem khilafah di berbagai negara. Sementara Khilafatul Muslimin mengklaim sudah mendirikan khilafah dengan khalifah terpilih,” kata Nurwakhid, Selasa (31/5/2022).