Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPT Sebut Orang Terpapar Radikal karena Kurang Piknik
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Konvoi Khilafah, BNPT Sebut Khilafatul Muslimin Bahayanya Sama dengan HTI, NII dan ISIS

Rabu, 01 Juni 2022 - 08:05:00 WIB
Kasus Konvoi Khilafah, BNPT Sebut Khilafatul Muslimin Bahayanya Sama dengan HTI, NII dan ISIS
Para pelaku konvoi yang mengampanyekan sistem khilafah. (FOTO: tangkapan layar video viral)
Advertisement . Scroll to see content

Baraja disebut telah mengalami 2 kali penahanan, pertama, pada Januari 1979 dan ditahan selama 3 tahun. Kemudian ditangkap dan ditahan kembali selama 13 tahun, berhubungan dengan kasus bom di Jawa Timur dan Borobudur pada awal tahun 1985.

Ketiga, dampak ideologis, yakni gerakan ini memiliki cita-cita ideologi perubahan sistem sangat rentan bermetamorfosa dalam gerakan teror.

"Lihatlah kasus penangkapan NAS tersangka teroris di Bekasi yang ditemukan di kontrakannya kardus berisi Khilafatul Muslimin dan logo bordir Khilafatul Muslimin," tutur Nurwakhid.

Selain itu gerakan Khilafatul Muslimin mudah berafiliasi dengan jaringan kelompok teror seperti ISIS. Menurut dia pada masa kejayaan ISIS di tahun 2015, Rohan Gunaratna peneliti terorisme dari Singapura menggolongkan Khilafatul Muslimin telah berbaiat kepada ISIS.

Terkait masalah ini, Nurwakhid memaparkan BNPT telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda di seluruh wilayah untuk mewaspadai gerakan ini karena bertentangan dengan falsafah bangsa dan berpotensi melahirkan gerakan terorisme.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut