Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Tinggi, 11 Kecamatan di Bandung Berpotensi Terapkan PPKM Skala Mikro
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Covid-19 Tertinggi, Antapani Belum Terapkan PPKM Mikro, Ini Alasannya

Selasa, 09 Februari 2021 - 21:41:00 WIB
Kasus Covid-19 Tertinggi, Antapani Belum Terapkan PPKM Mikro, Ini Alasannya
Warga Antapani masih beraktivitas seperti biasa meski kewasan padat penduduk ini menjadi penyumbang kasus Covid-19 terbesar di Kota Bandung. (Foto: Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

Meski begitu, Atang memastikan pemerintah kecamatan telah memahami teknis penerapan PPKM skala mikro. Pihak kecamatan, masih menunggu Peraturan Wali Kota (Perwal). 

"Kami sekarang masih menunggu perwal yang mengatur bagaimana teknis (PPKM skala mikro)-nya. Kami tunggu dulu perwalnya sebagai bagian dari yang kita ikuti, jadi kita tunggu regulasinya dulu," ujarnya.

Atang menuturkan, sebenarnya, sudah ada dua RW yang sempat menerapkan pembatasan sosial seperti PPKM skala mikro. Hasilnya, terjadi penurunan kasus Covid-19 di dua RW itu. 

Di RW 1 Antapani Tengah misalnya, temuan kasus yang mulanya berjumlah 16 turun menjadi dua kasus. "Intinya, mulai hari ini, kami masih mendata RW mana yang paling banyak (kasus Covid-19) gitu," tutur Atang.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov), sepuluh wilayah dengan angka kasus Covid-19 tertinggi di Kota Bandung, antara lain, Kecamatan Antapani 93 kasus, Buahbatu 87, Arcamanik 82 kasus, Coblong 81. Kemudian, Rancasari 79 kasus, Bandung Kidul 72, Batununggal 69, Sukasari, Andir 61, dan Ujungberung 46.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut