Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngamuk saat Diturunkan dari Truk, Sapi Kurban di Cirebon Masuk Dapur
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Cacing Hati Banyak Ditemukan pada Hewan Kurban di Purwakarta

Rabu, 21 Juli 2021 - 11:45:00 WIB
Kasus Cacing Hati Banyak Ditemukan pada Hewan Kurban di Purwakarta
Petugas sedang memeriksa bagian organ dalam hewan kurban untuk memastikan tidak ada penyakit. (Foto: iNews.id/Asep Supiandi)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id - Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Purwakarta banyak menemukan kasus cacing hati pada hewan kurban. Kasus tersebut dominan ditemukan pada hewan kurban jenis sapi di beberapa tempat.

Penemuan kasus tersebut salah satunya di Kelurahan Ciseureuh, petugas Disnakan yang standby di lokasi pemotongan langsung melakukan pemeriksaan terhadap bagian organ dalam. Dua organ dalam yang diperiksa yaitu bagian hati dan limpa. Beberapa sampel tersebut kemudian dipotong untuk memastikan adanya penyakit dari organ dalam itu. Setelah dipotong ditemukan sejumlah cacing bersarang dan membuat rongga di bagian dalam hati.

Petugas kemudian menyarankan kepada panitia kurban untuk membuang bagian hati atau limpa yang terkontaminasi tersebut. Mendapat informasi seperti itu, panitia kurban pun akhirnya harus membuang jeroan degan cara dikubur. Namun sebelumnya organ dalam hewan kurban itu dibakar terlebih dahulu.

"Untuk hewan kurban yang cacingan tidak nampak dari bentuk fisik. Adakalanya tubuhnya besar, tapi ketika kita periksa organ dalamnya ternyata cacingan. Untuk cacingnya sendiri langsung mati begitu hewan kurbannya mati. Namun yang perlu diwaspadai adalah telurnya yang kemungkinan masih bersarang," kata dokter hewan Disnakan Kabupaten Purwakarta, Nurwahyu, Rabu (21/7/2021).

Dia juga menjelaskan, jika organ dalam itu dimasak dengan tidak maksimal, khawatir berdampak pada orang yang mengonsumsinya. Apalagi jika memang masih ada telur cacing dan ikut termakan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut