Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Tampang Tersangka Penyekapan di Sumedang, Korban Ternyata Anak Piatu
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Bocah Disekap dan Dirantai di Sumedang, Kepulan Asap Selamatkan Korban

Kamis, 06 Januari 2022 - 22:10:00 WIB
Kasus Bocah Disekap dan Dirantai di Sumedang, Kepulan Asap Selamatkan Korban
Rantai besi. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah laki-laki ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat rantai dalam kamar di perumahan Sumedang. Sontak saja penemuan bocah malang itu menghebohkan warga sekitar karena mereka tidak habis pikir ada yang tega memperlakukan anak seperti itu.

Bocah tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan perumahan yang merasa curiga dengan kepulan asap dari rumah pelaku S. Menurut warga Perumahan Anggrek Regency, bocah laki laki berusia 5 tahun ditemukan dalam kondisi telentang dengan tangan dan kaki terikat di dalam kamar sendirian.

Satpam perumahan lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian terdekat. "Kejadian persisnya saya nggak tahu karena seharian ada di dalam rumah. Untuk lebih jelasnya bisa ke Pa RT. Selama ini nggak pernah ada terdengar anak nangis. Saya juga kurang tahu apa itu anaknya yang punya rumah atau bukan. Karena setahu saya ada anak di situ tapi sudah besar," ujar warga, Rabu (5/1/2022).

Sementara itu, sejumlah anggota polisi mendatangi TKP guna melakukan penyelidikan. Bocah itu tampak syok dengan kondisi badan yang kurus. Oleh anggota kepolisian bocah itu langsung dibawa ke puskesmas terdekat.

Kasus penyekapan anak laki-laki itu itu kini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumedang. Hingga kini petugas masih melakukan penyelidikan serta mendalami dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk kedua orang tuanya.

"Untuk anak dibawa petugas ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis serta divisum," ujar Kasubsi Penmas Humas Polres Sumedang Bripka M Ridwan.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut