Kapolri Resmikan Gedung Baru Ponpes Assalam Sukabumi dan Tinjau Vaksinasi se-Jabar
"Seluruh wilayah Jawa Barat yang saat ini melaksanakan kegiatan vaksinasi. Targetnya hari ini kurang lebih 40.000-an. Saya lihat untuk target yang diberikan beberapa hari ini sudah bisa melampaui. Sehingga target gabungan untuk nasional untuk mencapai 2 juta, kurang lebih 380.000. Tentunya ini menjadi tantangan kita bisa terlampaui dengan cepat," ujar Jenderal Listyo Sigit.
Oleh karena itu, tutur Kapolri, dengan pengorganisasian dengan sinergi yang sangat baik antara TNI-Polri, Pemda, Dinkes dan seluruh para relawan, Listyo Sigit yakin akselerasi percepatan vaksinasi di wilayah Jawa Barat segera dapat mewujudkan kekebalan komunal atau herd immunity.
"Khususnya di wilayah-wilayah wisata yang saat ini sudah mulai dilonggarkan. Tentunya saya harapkan masyarakat yang ada disekitar area tersebut juga semuanya sudah divaksinasi, sehingga kita bisa menjaga masyarakat karena telah memiliki kekebalan terhadap Covid-19," tutur Kapolri.
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengingatkan wilayah Sukabumi yang PPKM-nya berada pada level 2 agar jangan terlena dengan capaian bagus tersebut. Sebab, dengan diturunkannya level PPKM, akan ada pelonggaran-pelonggaran di beberapa sektor.
"Bagaimana kita jangan kemudian lalai, kurang waspada, terlalu euforia, lalu kepatuhan terhadap protokol kesehatan kita tinggalkan, jadi saya ingatkan tetap dipegang penegakan prokes," ujar Sigit menekankan.
Salah satu titik vaksinasi massal serentak ini dilakukan di Pondok Pesantren Assalam, Sukabumi. Kolaborasi antara Polri dengan Dinkes Sukabumi ini menyediakan sebanyak 1.000 dosis vaksin sinovac untuk santri, santriawti, dewan pengurus dan masyarakat umum yang berada di sekitar Ponpes.
Sementara titik vaksin lainya yakni di Masjid Amaliah, Ciawi, Jawa Barat dengan terget 2.000 dosis vaksin. Gerai Vaksinasi SMA 1 Jamblang Cirebon dengan sasaran 1.800, dan gerai Vaksinasi Ponpes Darul Maarif Desa Kaplongan, Karangampel, Indramayu, 1.500 orang.
Editor: Agus Warsudi