Kapolda Jabar Silaturahmi dengan Rektor se-Jawa Barat, Ingatkan soal Bahaya Black Campaign
Sedangkan tujuan dari lembaga pendidikan tinggi, yaitu, agar para mahasiswa menjadi insan beriman dan bertakwa kepada Allah SWT Tuhan yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berilmu, kreatif, kompeten, dan mandiri. Sehingga mahasiswa mempunyai tempat tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat.
Kondisi bangsa saat ini menghadapi kondisi politik, sosial, budaya, dan keamanan global yang sangat dinamis. Seiring itu, semua perkembangan, kerawanan sosial pun muncul, seperti, bahaya narkoba, seks bebas, LGBT, radikalisme, dan meningkatnya kriminalitas di masyarakat.
"Untuk menangkal itu semua perlu keterpaduan semua stakeholder negara. Selain itu, tantangan kondisi bangsa Indonesia yang saat ini akan menghadapi agenda demokrasi, Pemilu dan Pilkada Serentak 2024," ujar Irjen Pol Akhmad Wiyagus.
Dalam demokrasi, tutur Kapolda Jabar, asyarakat berperan memilih dan menentukan anggota legislatif serta presiden dan wakil presiden.
Tentu, setiap tahapan Pileg dan Pilpres 2024 mempunyai kerawanan masing-masing. Di antaranya, money politics, black compaign, intimidasi, konflik antarpendukung, pengerahan massa, berita bohong atau hoaks, isu SARA, dan hate speech (ujaran kebencian), dan sebagainya.
"Karawanan itu berpotensi menimbulkan konflik komunal terbuka antarelemen di masyarakat,” tutur Kapolda Jabar.
“Maka, diperlukan peran dan partisipasi dari seluruh kompenen bangsa termasuk para rektor sebagaimana fungsi dan perannya untuk melakukan pembinaan dan pengarahan bagi para mahasiswa,” ucap Irjen Pol Akhmad Wiyagus.
Editor: Agus Warsudi