Kapolda Jabar Ancam Tindak Tegas Siapa Saja yang Halangi Penanganan Covid-19
Meskipun Wali Kota Bogor telah mencabut laporan, kasus RS UMMI terkait kaburnya Habib Rizieq Shihab, tetap diusut karena ini pidana murni. "Saya tidak yakin wali kota sungguh-sungguh menyatakan itu," tuturnya.
Kapolda Jabar mengingatkan semua pihak untuk berperan dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 seiring terus meningkatnya kasus terkonfirmasi positif di Indonesia, termasuk di Jabar.
"Hari kemarin yang kena Covid-19 itu seluruh Indonesia 6.000 (orang) lebih, angka paling tertinggi. Maka, saya ingatkan kepada semuanya, apakah kita akan membiarkan korban terus berjatuhan? Apakah kita harus membiarkan berapa besar anggaran negara yang dikeluarkan untuk penanganan Covid?" tutur Kapolda Jabar.
Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, Covid-19 adalah penyakit yang membahayakan dan penularannya sangat cepat dam meluas. Oleh karena itu, perlu upaya bersama dalam pencegahan, termasuk penanganannya.
"Dalam hal ini pihak kepolisian akan bersungguh-sungguh melakukan tindakan yang lebih tegas dan terukur tentunya dan saya sampaikan kepada jajaran agar mendukung dan mem-backup sepenuhnya untuk pendisiplinan terhadap protokol kesehatan," kata Irjen Pol Ahmad Dofiri.