Kapal 870 GT Berbendera Rusia Berlabuh di Palabuhanratu Sukabumi, Warga: Misterius
Sofyan menyatakan, kedua kapal yang berada tidak jauh dari pelabuhan perikanan nusantara Palabuhanratu (PPNP) itu dalam proses pergantian dokumen dari bendera rusia menjadi Indonesia. Oleh sebab itu masih bersandar di Teluk Palabuhanratu.
"Ditajung priuk kapal sudah diperiksa dari beacukai, imigrasi, hingga karantina. Kini proses ganti bendera dari rusia ke Indonesia. Itu memang perlu waktu. Jadi sebelum ganti bendera, kapal itu harus ada penghapusan dulu dimana kapal itu terdaftar, jadi tidak semudah 1-3 hari selesai, jadi intinya kapal disini tidak bermasalah," ujar dia.
Dua kapal itu, tutur Sofyan Efendi, memiliki crew warga cina dengan masing-masing kapal berjumlah 7 orang. Mengenai agennya, ia menyebutkan PT Helladius Sak Berjaya.
"Agenya PT Helladius Sak Berjaya dengan nama pak Sahala asal Jakarta. Pa Sahala ini lagi proses kapal ganti bendera dari rusia ke Indonesia. Itu memang perlu waktu," tutur Sofyan Efendi.
Walaupun begitu, kata Sofyan Efendi , kedua kapal kapasitas 870 GT dengan ABK asal China itu diperbolehkan berada di kapal untuk melatih dan memperkenalkan teknologi di kapal tersebut.