Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 1,5 Juta Dosis Vaksin Moderna Tiba di Bio Farma
Advertisement . Scroll to see content

Jumlah Dosis Bulk dan Vaksin Jadi Berbeda, Begini Penjelasan Bio Farma 

Selasa, 27 Juli 2021 - 10:54:00 WIB
Jumlah Dosis Bulk dan Vaksin Jadi Berbeda, Begini Penjelasan Bio Farma 
Arsip Foto. Petugas mengambil cairan vaksin Covid-19 untuk disuntikkan kepada warga. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - PT Bio Farma memberikan penjelasan terkait perbedaan volume antara dosis bulk dan dosis vaksin jadi Covid-19 Sinovac. Perbedaan itu akibat adanya penyusutan saat proses produksi antara 10 hingga 15 persen.

Sekretaris Perusahaan Bio Farma sekaligus Juru Bicara, Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan, proses karantina untuk vaksin ini, tidak hanya dilakukan kepada vaksin Covid-19 dalam bentuk finish product saja, tetapi dilakukan juga kepada bulk vaksin. Bahkan untuk bulk vaksin, menjalani proses karantina yang lebih panjang, dibandingkan dengan vaksin dalam kemasan finish product. Dengan demikian, Bio Farma tidak bisa langsung mengirimkan vaksin yang Bio Farma terima, kepada Dinas Kesehatan di kabupaten atau kota. 

“Sebagai contoh untuk jenis vaksin bulk yang diterima dari Sinovac, Bio Farma harus melakukan  karantina seperti uji internal oleh Quality Control (QC) Bio Farma,  dan perlu mendapatkan izin rilis dari Quality Assurance Bio Farma, untuk selanjutnya akan masuk ke proses fill and finish di fasilitas produksi Bio Farma," ujar Bambang dalam siaran persnya, Selasa (27/7/2021).

Setelah selesai proses fill and finish pun, produk vaksin Covid-19 yang sudah jadi pun, masih harus melalui proses karantina lagi, sambil menunggu lot rilis, yang dikeluarkan oleh Badan POM. Berbeda dengan vaksin jenis finish product, yang tidak memerlukan COR untuk dapat digunakan oleh masyarakat. Vaksin dalam bentuk finish product ini, akan menjalani proses sampling dari Badan POM sebelum dapat digunakan oleh masyarakat.

Bambang menambahkan, dalam setiap proses fill and finish bulk vaksin Covid-19, ada yang harus menjadi catatan. Yaitu mengenai adanya penyusutan dalam setiap proses pembuatan vaksin Covid-19. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut