Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat Melanda Gedung Bapelitbangda Balai Kota Bandung
Advertisement . Scroll to see content

JSAN Prihatin dengan Penutupan Paksa Sekolah Alam di Baleendah Bandung

Senin, 07 November 2022 - 16:21:00 WIB
JSAN Prihatin dengan Penutupan Paksa Sekolah Alam di Baleendah Bandung
Pengelola Sekolah Alam Gaharu mendirikan tenda sebagai kelas darurat untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kasus penutupan paksa atau penyegelanSekolah Alam Gaharu (SA Gaharu) di di Kampung Balesarakan, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, mendapat sorotan secara nasional. Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN), lembaga yang menaungi Sekolah Alam seluruh Indonesia, prihatin atas peristiwa itu.

Ketua Umum JSAN Adhika Bayu mengatakan, setelah melakukan investigasi internal ke lokasi sengketa tanah, lokasi tersebut adalah area aktif Sekolah Alam Gaharu pada Sabtu (5/11/2022).

JSAN mengidentifikasi beberapa pelanggaran yang diduga dilakukan oleh penggugat dengan membawa anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk melakukan penutupan paksa sebagian area sekolah. Area yang digembok tersebut adalah sebagian besar kelas dan area terbuka.

"Kami menyayangkan peristiwa penggembokan ini terjadi. Bahkan membuat sebagian anak dan orang tua trauma. Kami meminta pemerintah baik pusat maupun daerah, serta kementerian terkait, menyikapi persoalan ini, karena penyegelan ini tidak sah," kata Ketua Umum JSAN Adhika Bayu. 

Adhika Bayu menyatakan, meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Diketahui, pihak penggugat dimenangkan secara pidana di sidang kasasi MA setelah sebelumnya mulai dari PN hingga MA dimenangkan oleh SA Gaharu. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut